Welcome

***Selamat datang di blog resmi Sofian Siregar*** Semoga blog ini bermanfaat. Mohon maaf kalau ada kata yang salah. Terimakasih telah berkunjung!

Minggu, 29 Maret 2015

Teknik-Teknik Negoisasi

Negoisasi adalah salah satu bentuk penyelesaian sengketa alternatif dimana para pihak yang bersengketa melakukan perundingan secara langsung (adakalanya didampingi pengacara masing-masing) untuk mencari penyelesaian sengketa yang sedang mereka hadapi ke arah kesepakatan bersama (konsensus) atau dasar win-win solution.

Gary Goodpaster mengemukakan: "Negosiasi merupakan proses upaya mencapai kesepakatan dengan pihak lain, suatu proses interaksi dan komunikasi yang dinamis dan beraneka ragam, dapat lembut dan bernuansa, sebagaimana manusia itu sendiri. Orang bernegosiasi dalam situasi yang tidak terhitung jumlahnya dimana mereka membutuhkan atau menginginkan sesuatu yang dapat diberikan ataupun ditahan oleh pihak orang lain, bila mereka menginginkan untuk memperoleh kerjasama, bantuan atau persetujuan orang lain, atau ingin menyelesaikan atau mengurangi persengketaan atau perselisihan."

Kamis, 26 Maret 2015

Perbedaan Konflik Dan Sengketa

Sekilas tentang perbedaan konflik (conflict) dan sengeketa (dispute)

Laura Nader dan Herry F. Todd membedakan konflik dan sengketa melalui proses bersengketa (disputing process), sebagai berikut:

1. Tahap pra-konflik atau tahap keluhan, yang mengacu kepada keadaan atau kondisi yang oleh seseorang atau suatu kelompok dipersepsikan sebagai hal yang tidak adil dan alasan-alasan atau dasar-dasar dari adanya perasaan itu. Pelanggaran terhadap rasa keadilan itu dapat bersifat nyata atau imajinasi saja. Yang terpenting pihak itu merasakan haknya dilanggar atau diperlakukan dengan salah;

Rabu, 25 Maret 2015

Etika Bertamu

Sebagai makhluk sosial, manusia pada umumnya saling mengunjungi ataupun saling bertamu. Ada yang bertamu untuk beberapa jam dan ada pula yang bertamu di rumah keluarga selama beberapa malam.

Tentu saja ada aturan-aturan yang harus diperhatikan dan diikuti dalam bertamu, baik itu bertamu sebentar saja maupun bertamu untuk bermalam. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Sebaiknya diadakan janji
Jika mau bertamu ke rumah seseorang, jauh lebih baik memberitahukannya lebih dahulu dengan telepon, surat atau melalui orang. Apalagi jika bermaksud bermalam di rumah saudara atau seorang sahabat.

Selasa, 24 Maret 2015

Hubungan Warga Negara Dengan Negara

Berbicara tentang hubungan warga negara dengan negara tidak lepas dari sebuah tekad, semangat, sikap dan tindakan seluruh warga negara (berawal dari individu itu sendiri) dalam hubungan kewarganegaraan, yang dilakukan terus menerus untuk meningkatkan kesadaran dalam rangka berbangsa, bernegara, berkeyakinan ideologi dan rela berkorban demi bangsa dan negara.

Hubungan warga negara dengan negara, antara lain:
1. Hubungan Emosional, yaitu merasa bangga, rindu tanah air, ada rasa tersinggung ketika 'negara terpijak', cinta tanah air, dan rela berkorban.
2. Hubungan Funsional, yaitu bertanggungjawab dalam hidup  bernegara, tugas demi negara, aktif mengendalikan penyimpangan  pecapaian nasional.
3. Hubungan Formal, yaitu sadar status (tahu diri, tahu malu, tahu untung), sadar hak & kewajiban, dan bertindak atas hukum negara.

Senin, 23 Maret 2015

Lee Kuan Yew: Digital Art (10)

Lee Kuan Yew
May God bless his soul! R.I.P Mr Lee Kuan Yew . . .


Alasan Melakukan Tindak Pidana Tidak Dapat Dihukum

Alasan-Alasan Orang yang disuruh melakukan suatu peristiwa pidana tidak dapat dihukum, antara lain:

1. Mereka yang termasuk kategori Pasal 44 KUHP, yaitu mereka yang jiwanya tidak tumbuh dengan sempurna dan jiwanya dipengaruhi oleh penyakit;
2. Seorang anak yang belum mampu bertanggungjawab untuk melakukan tindak pidana;
3. Orang yang disuruh melakukan (plegen), melakukan perbuatan itu karena terpaksa oleh kekuasaan yang tidak dapat dihindarkan (overmacht) seperti yang diatur dalam Pasal 48 KUHP;

Minggu, 22 Maret 2015

The Man With The Pipe

Many years ago in the village of Hamelin, there were very many rats. There were hundreds and hundreds of rats. These rats walked on the tables, when people were at dinner and ate the food from their plate.

When the babies were sleeping in their beds, they came and bit their fingers. They bit holes in shoes and stockings. When the men wanted to put on their hats, they found the nests of the rats in them. These rats ate the porridge, the sugar, the tea, the fish and meat in the houses. In the village, there were many cats and dogs; but the rats killed the cats and bit the dogs.

In the garden, the rats ate the oranges, bananas and mangoes. They climbed up the coconut trees and ate the coconut. The dug holes in the ground and ate the roots of the plants and the young green maize.

They went into the chicken-houses and killed the cocks and the hens and ate their eggs. They went to the river and caught the ducks and their babies.. They bit the cows, the sheep and the goats and drank their milk. At last, the people grew desperate. When they went to bed at night, they could not sleep. The rats came and bit their feet, their toes and their noses. The people of the village went to their chief and said: "These rats are eating all our food and all our clothes. It is your duty to kill the rats. If you can not do this, we shall soon have nothing to wear and nothing to eat. Then we shall die."