PENDAHULUAN
Wakaf adalah salah satu instrumen ekonomi Islam yang
mengabungkan kedua -dua aspek rohani dan material yang merupakan suatu
institusi pembangunan ummat yang sangat seimbang dan pentingnya dalam
pembangunan ekonomi umat.
Pembangunan
adalah suatu proses usaha untuk menyusun sesebuah masyarakat atau negara kearah
memajukan dan meningkatkan kualiti hidup manusia diperingkat individu dan
masyarakat, pembangunan ekonomi adalah sebahagian aspek pembangunan tersebut.
Matlamat akhir pembangunan Islam ialah, untuk memuliakan martabat manusia
di dunia dan seterusnya kemuliaan diakhirat. Mencapai kemulian manusia meliputi
kejayaan membangun manusia dalam ke semua dimensi keperluan tabiinya, semoga
hidupnya berkualiti dan ke semua aspek kehidupan termasuk kemajuan ekonomi.
Persoalan wakaf dalam masyarakat tidak asing lagi terdengar, namun pengaturan tentang sumber hukum, tata cara, prosedur, dan praktek perwakafan dalam bentuk Undang-Undang bisa dibilang baru. Selama ini praktek perwakafan tidak jarang dilakukan dengan cara-cara konvensioal, kurang memperoleh penanganan yang sungguh-sungguh baik dari pengelolaannya maupun pendaftarannya.
Persoalan wakaf dalam masyarakat tidak asing lagi terdengar, namun pengaturan tentang sumber hukum, tata cara, prosedur, dan praktek perwakafan dalam bentuk Undang-Undang bisa dibilang baru. Selama ini praktek perwakafan tidak jarang dilakukan dengan cara-cara konvensioal, kurang memperoleh penanganan yang sungguh-sungguh baik dari pengelolaannya maupun pendaftarannya.
